lanjut lagi ya…
Setelah lelah tertawa dan mama papaku menenangkan detak jantungnya yg serasa mau copot katanya
hihi…saatnya untuk makan siang. Saat itu kita membeli Lamb Burger with french fries, “eerrh..rasanya tidak enak, dagingnya masih kecium bau domba..hahaha”, aku tidak habis, jadi aku hanya makan french friesnya saja.
Disaat mama dan papaku masih beristirahat, aku tidak bisa diam. Sambil berjalan-jalan disekitarnya, aku melihat ada wahana rumah miring (ooh, rasanya sama seperti didufan), bedanya didalam isinya lebih bagus. Seingatku didalamnya terdapat robot-robot, patung orang dengan berbagai ciri khas mereka, dan creative design lainnya. Didalam aku hanya melihat-lihat sepintas, lalu bergegas keluar.
Kemudian aku menemui mamaku, untuk minta ditemani ke wahana roller coaster yg sangat tinggi dan panjangnya 765 meter. Nama wahananya Lethal Weapon. Jadi roller coaster tersebut tempat duduknya bergelantung, sehingga kaki kita menggelantung kebawah. Hiiiiii….ngeri juga sih ngeliatnya, sempet ragu juga, “naik….ngga…, naik…..ngga..” tapi penasaran juga sih. Akhirnya aku urung niat begitu melihat tracknya yg sangat tinggi dan berputar 360° sebanyak dua kali melingkar dan putaran putaran kecil seperti kabel telepon “aiiiiaaaayy”. Kalau tidak salah kecepatannya 85kilomenters per second, geezzzz…dengan melihatnya perut langsung terasa mules.
Disaat aku berbalik, ternyata ada rekan kerja papa dua orang pria yg usianya kalau tidak salah 28th & 30th. Mereka baru saja selesai naik “that crazy roller coaster”. Mereka bilang seru dan tidak apa-apa, “aman!…ngga ngeri ko kalau keretanya sudah jalan, karena roller coasternya kenceng banget, jadi tak terasa tiba-tiba sudah selesai deh” sahut salah satunya. Yup..mungkin tidak terasa kalo memang tidur or pingsan diatas hahahaha. “Well, alright, i rather try this crazy roller coaster”.
Disini antrian sangat sedikit sekali, tidak banyak orang yg ingin mencoba wahana ini. Sangat menguji adrenalin. Tak terasa aku sudah dekat untuk naik coaster tersebut dan tas aku titip ke mama yg menunggu dipintu keluar. Dengan ditemani oleh dua pria tadi, mereka sengaja naik kembali untuk menemaniku, padahal teman yg satunya lagi terlihat mukanya sudah pucat dan sebenarnya tidak ingin naik lagi, tapi dia dipaksa oleh temannya ini hahaha.
Tiba waktunya giliran kita untuk naik. Dengan jantung deg-degan dan rasanya ingin copot sebelum naik hahaha..sungguh terasa tegang sekali, sampai-sampai aku terus bertanya ke pria ini untuk memastikan kalau savety belt seatnya sudah terpasang dengan kencang dan aman. Semua sandal dan sepatu dilepas, mengindari terlepas atau terjatuh.
Perlahan-lahan kereta berjalan, aku masih menikmati, sambil baca bismilah, (hahahaha…) begitu kereta siap-siap meluncur dan berputar “wuuuuuuuusssssss”, aku langsung tutup mata dan sesekali mengintip kebawah (aanjroooott…kepala lagi berada dibawah) terus berputar-putar dan berbelok-belok, suara rasanya mau habis karena tak hentinya berteriak dengan kencang (hihihi).
“Hhhhh….akhirnya selesai juga penyiksaan ini hahahaha..”. Air mata sedikit keluar dari pinggiran mata karena terus-terusan teriak. Hehe..seru juga sih, “enak!.. hahahaha”, tapi kalau saat itu disuruh naik dua kali, mending ngga deh, “ampuun!!!”.
Mama sudah menanti dengan cemas. Begitu bertemu denganku dia langsung bertanya “Kamu ga ngeri ya, mama ngeliatnya aja serem, kenceng banget, udah tinggi, kaki gelantungan, diputer-puter lagi”, aku cuma bisa jawab “ampuun deh ma,..merem itu juga hahaha”.
Dari situ aku diajak untuk ke wahana Batman Adventure. Mama lalu membiarkan anak-anak muda untuk mencoba wahana-wahana lain, dan dia kembali menemui papa. Salah satu pria tadi tiba-tiba menggandengku, dan saat itu dia perhatian sekali. Sedikit bingung juga, lalu aku pelan-pelan melepas genggamannya. Meskipun pria ini tampan, dan aku belum punya pacar, hmm ngga lah, tipe playboy kayanya hehe.
Antrian masuk Batman Adventure ini lumayan panjang, tapi kita terpaksa harus sabar. Karena ini wahana terakhir yg mungkin bisa kita coba. Wahana ini adalah permainan simulasi film Batman, sama seperti wahana Robocop di Dufan. Sayangnya saya tidak sempat mencoba wahana Wild West Falls Adventure yg katanya seru juga, dan 4D film Shrek. Papa dan mamaku sempat menonton 4D Shrek ini. Ya, sebaiknya orang tua masuk ke wahana yg seperti itu supaya aman. Wahana Superman Escape sengaja aku skip, karena melihatnya saja aku sudah ngeri. Superman Escape ini adalah roller coaster yg kecepatannya hampir sama dengan Lethal Weapon, yakni 100kilometers per 2 seconds. Dengan panjang lintasan 760meter dan tracking yg menanjak vertikal (180°), lalu menurun dengan sedikit berbelok.
Disini juga akan kita temui pawai tokoh-tokoh kartun Warner Bros “Looney Tunes“, tokoh Batman & Robin, Wonder Woman, Marilyn Monroe, juga tokoh film Scooby Doo serta masih banyak lagi. Mereka berjalan keliling sambil mengendarai mobil hias sesuai ciri khas dari masing-masing karakter.
(berikut beberapa foto pawai tokoh-tokohnya, sayang sekali saat itu hanya bisa mengabadikan dengan kamera hp, karena kamera pocket tertinggal dihotel)
- duffy car
- tweety
- in action
- scooby doo
- batman
- on ride
- scooby in action
- scooby doo character
- scooby
Tak terasa hari sudah sore, dan kita semua harus segera berkumpul untuk pulang ke hotel pada pukul 5 pm. Seluruh peserta rombongan tour sempat berfoto bersama didepan air mancur. Sungguh melelahkan sekaligus menyenangkan.
Kesimpulannya, objek wisata Movie World ini hampir semua wahananya adalah roller coaster dengan berbagai macam tema permainan yg berbeda dan diberi nama judul film-film Hollywood. Juga terdapat wahana bermain untuk anak-anak.
The End of Australian Trip… see you on the next journey











